Wednesday, February 21, 2007

Gus Dur: Pidato Paus Normal-normal Saja

Nala Edwin - detikcom

Jakarta - Mantan Presiden Andurrahman Wahid menilai pidato Paus Benedictus
XVI tidak ada yang menyudutkan umat Islam. Pidato Paus dianggapnya
normal-normal saja.

"Ah nggak (menyudutkan umat Islam). Paling yang bilang begitu FPI atau FBR.
Saya membacanya normal-normal saja," cetus Gus Dur, panggilan akrab Presiden
ke-5 RI itu usai membuka diskusi panel di Hotel Atlet Century Park, Senayan,
Jakarta, Senin (18/9/2006).

Karena itu, Gus Dur mempertanyakan kenapa Paus harus dianggap bersalah,
sehingga harus minta maaf.

Permintaan maaf yang disampaikan Paus, imbuh dia, lebih karena pernyataannya
telah menimbulkan keributan. "Paus itu minta maaf karena menimbulkan ribut,
bukan subtansinya kan," tandas Gus Dur.

Dalam sebuah lawatan ke sebuah kampus di Jerman, Paus Benedictus XVI saat
diminta memberi kuliah, mengutip pernyataan seorang kaisar Kristen Ortodoks
abad XIV, Manuel II Palaelogus, yang dianggap mendiskreditkan ajaran Islam.

Pernyataan itu segera mendapat reaksi keras dari sejumlah pemimpin muslim
dunia. Bahkan telah ada yang mendesak pemutusan hubungan dengan Vatikan
sebagai dampak dari pernyataan itu. Paus kemudian menyampaikan penyesalan
dan minta maaf. (umi/sss)

No comments: